MAJAS PENEGASAN

 

Pengertian Majas Penegasan

Majas penegasan adalah majas yang digunakan untuk menyatakan suatu hal secara tegas. Nah, kalau untuk majas penegasan, di artikel ini nanti akan diberikan contoh dari pleonasme, repetisi, retorika, aliterasi, metonomia, simbolik, paralelisme, tautologi, dan kiasmus.

Jenis Jenis Majas Penegasan

1. Majas Pleonasme

Majas pleonasme adalah majas yang menambahkan keterangan pada kalimat yang sudah jelas (sebenarnya tidak diperlukan).

Contoh: Dia sudah turun ke bawah.

2. Majas Repetisi

Majas repetisi ini merupakan majas pengulangan kata, frase, atau klausa untuk mempertegas maksudnya.

Contoh: Awas, tunggu kedatanganku besok! Tunggu!

3. Majas Retorika

Majas retorika ini berbentuk kalimat tanya, namun tidak memerlukan jawaban. Tujuan kalimat tanya tersebut sebagai penegasan akan suatu hal.

Contoh: Siapa yang tidak  

4. Majas Aliterasi

Majas aliterasi adalah majas yang menggunakan huruf konsonan pada awal kata.

Contoh: Beli baju biru bersama Budi.

5. Majas Metonomia

Majas metonomia adalah majas yang menggunakan kata atau frase untuk mewakili suatu objek. Kata yang digunakan biasanya masih terkait dengan objek tersebut.

Contoh: Yonas dikenal sebagai anak kutu buku di sekolahnya. 

6. Majas Simbolik

Majas simbolik adalah majas yang menggunakan simbol atau lambang untuk mengekspresikan suatu ide atau perasaan.

Contoh: Mawar merah simbol dari cinta yang romantis.

7. Majas Paralelisme

Majas paralelisme adalah majas penegasan yang menggunakan pengulangan kata. Pengulangan ini memiliki struktur, ritme, atau gaya yang sama untuk tekanan ide atau perasaan.

Contoh: Siang hari adalah untuk bekerja, malam hari adalah untuk beristirahat. ng menggunakan kata atau frase untuk mewakili suatu objek. Kata yang digunakan biasanya masih terkait dengan objek tersebut. 

8. Majas Tautologi

Majas tautologi adalah gaya bahasa berupa penyampaian gagasan, pernyataan, atau kata-kata secara berlebihan dan tidak perlu. Majas tautologi merupakan contoh dari redundansi bahasa.

Contoh: Saya percaya, yakin, dan mengimani bahwa Tuhan selalu bersama kita.

9. Majas Kiasmus

Majas kiasmus merupakan gaya bahasa yang berisi sintesis, sekaligus kebalikan (invers) dari susunan antar kata dalam satu kalimat.

Contoh: Sering ditemukan dalam kesekharian kita, orang pandai merasa dirinya bodoh, namun orang bodoh merasa dirinya pandai.




Sumber

Pengertian Majas, Jenis-Jenis, dan Contohnya, Lengkap! https://share.google/zJlUej2Wipv5UlKI7

Komentar