TEKS EKSPLANASI
๐️ Pengertian Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi adalah teks yang berisi penjelasan mengenai bagaimana dan mengapa sesuatu dapat terjadi. Teks eksplanasi berisi proses sesuatu yang terjadi secara bertahap dan penyebab terjadinya hal tersebut.
Teks eksplanasi merupakan teks yang berisi penjelasan mengenai fenomena atau kejadian alam ataupun kejadian sosial yang terjadi di sekitar kita, selalu memiliki hubungan sebab, akibat, dan proses.
๐️ Tujuan Teks Eksplanasi
Hasil penelitian ilmiah perlu disampaikan kepada banyak orang dalam bentuk laporan penelitian ilmiah. Laporan tersebut disajikan dalam bentuk teks eksplanasi. Selain melaporkan hasil penelitian, teks eksplanasi juga bertujuan menjelaskan fenomena, kejadian, atau peristiwa yang terjadi di masyarakat.
Teks ini juga memberikan alasan penyebab peristiwa itu terjadi dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh pembaca.
๐️ Informasi dalam Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi menjelaskan suatu proses atau rangkaian kejadian, fenomena, atau peristiwa. Informasi dalam teks eksplanasi dapat ditemukan dengan membaca dan memahami teks dengan saksama. Pada penjelasannya, teks eksplanasi merupakan jawaban dari pertanyaan bagaimana dan mengapa.
A. Teks eksplanasi sebagai jawaban atas pertanyaan bagaimana, penjelasannya bersifat kronologis.
B. Teks eksplanasi sebagai jawaban atas pertanyaan mengapa, penjelasannya bersifat kausalitas.
๐️ Ciri - Ciri Teks Eksplanasi
- Informasi yang dimuat berdasarkan fakta (faktual).
- Hal yang dibahas umumnya berisi suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau berhubungan dengan ilmu pengetahuan.
- Sifatnya informatif dan tidak berusaha mempengaruhi pembaca untuk percaya terhadap hal yang dibahas.
- Fokus pada hal umum (generik), bukan partisipan manusia. Contohnya: tsunami, banjir, gempa bumi, hujan, dan lainnya
๐️ Struktur Teks Eksplanasi
Sebuah teks bisa dikategorikan sebagai teks eksplanasi jika memiliki struktur berupa pernyataan umum, urutan sebab dan akibat, serta interpretasi
1. Identifikasi
Menjelaskan tentang gambaran umum fenomena/peristiwa alam yang akan dibahas. Poinnya bisa mengangkat tentang proses bagaimana fenomena alam tersebut bisa terjadi.
2. Rangkaian Kejadian
Mejelaskan tentang penyebab dan akibat yang ditimbulkan dari fenomena tersebut. Kamu bisa melakukan deskripsi dalam beberapa paragraf terkait sebab dan akibat. Bagian ini disebut juga dengan deretan penjelas.
3. Interpretasi
Interpretasi dalam teks eksplanasi dapat dikatakan sebagai ulasan atau kesimpulan kesimpulan. Kamu bisa memberikan tanggapan atau pernyataan terkait fenomena yang diangkat dalam teks tersebut.
๐️ Kaidah Kebahasaan
1. Menggunakan Kalimat Pasif dan Kalimat Tidak Langsung
Kalimat aktif adalah jenis kalimat dimana objek melakukan suatu tindakan kepada subjek. Sementara itu, kalimat tidak langsung adalah kalimat dimana pembicaraan atau sebuah informasi dari seseorang, disampaikan secara tidak langsung kepada orang lain.
Contoh kalimat pasif dalam penjelasan:
Regenerasi sel kulit didukung oleh asam pantotenat, yang ditemukan dalam vitamin B5
Contoh kalimat tidak langsung dalam teks eksplanasi:
Dokter menyatakan bahwa makanan sehat dan olahraga adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan.
2.Menggunakan Konjungsi Kasual dan Waktu
Konjungsi kasual adalah kata penghubung yang mengadakan dua peristiwa atau ide, dengan menunjukkan hubungan sebab-akibat. Konjungsi kasual ditandai dengan penggunaan kata karena, sebab, oleh karena itu, dsb.
Sementara itu, sesuai namanya, konjungsi waktu/temporal adalah kata penghubung yang berkenaan dengan waktu. Biasanya, ditandai dengan penggunaan kata kemudian, lalu, sejak, ketika, saat, dsb.
3.Terdapat Istilah Ilmiah
Teks eksplanasi juga menggunakan istilah ilmiah untuk menjelaskan suatu fenomena. Contohnya saja teks pada eksplanasi tentang penyebab banjir. Mungkin kamu akan menemukan beberapa istilah yang cukup asing, seperti erosi, sedimentasi, drainase, deforestasi, dan lain sebagainya.
4.Menggunakan Kata Kerja Material dan Rasional
Kata bahan kerja Merujuk pada tindakan yang dapat dilihat atau dirasakan secara fisik. Contohnya membangun, memakan, membaca, dsb. Sementara itu, kata kerja rasional berkaitan dengan aktivitas emosional. Contohnya berpikir, mengerti, berharap, dsb.
5.Bersifat Informatif
Penjelasan dalam teks eksplanasi sering digunakan sebagai bahan pembelajaran. Oleh karena itu, bahasa yang disampaikan harus jelas dan terperinci, sehingga pembaca pun dapat memahami konsep atau proses yang dijelaskan.
Penjelasan yang informatif juga dapat memberikan kredibilitas dari kebenaran suatu teks. Dengan informasi yang akurat dan terperinci, pembaca cenderung lebih mempercayai konten yang disajikan.
๐️ Contoh Teks Eksplanasi
Sumber :
Buku PR Bahasa Indonesia untuk SMP / MTS
https://share.google/XQzNrGmqjtiuBJkdW
https://share.google/epfi8DLnANoqXuedY

Komentar
Posting Komentar