đ TEKANAN ZAT CAIR đ§
Tekanan yang dihasilkan oleh zat cair dapat dipelajari dalam tiga pembahasan, yaitu Tekanan hidrostatis, Hukum Pascal dan, Hukum Archimedes
đŚšđŞź 1. Tekanan Hidrostatis
Tekanan hidrostatis merupakan tekanan yang disebabkan oleh zat cair yang diam sehingga memberikan tekanan ke lingkungan sekitar.
Persamaan tekanan hidrostatis :
Ph = Ďgh
keterangan:
Ph = tekanan hidrostatis (N/m² atau pascal)
Ď = massa jenis (kg/m³)
g = percepatan gravitasi bumi (m/s²)
h = kedalaman (m)
Tekanan zat cair sangat dipengaruhi oleh massa jenis gravitasi zat cair dan kedalaman yang dihitung dari permukaan zat cair
Manusia diperkirakan mampu menyelam hingga kedalaman sekitar 20 meter. Terlebih lagi, tekanan udara akan semakin besar (>240.000 Pa) dan paru-paru manusia tidak akan dapat menahannya. Perancangan struktur bangunan, seperti kilang minyak di laut lepas, bagian dermaga di pelabuhan, penahan udara atau bendungan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), dan lainnya perlu memperhatikan tekanan hidrostatis. Kapal selam juga dirancang sedemikian rupa dengan memperhitungkan tekanan hidrostatis udara laut sehingga dapat menyelam sampai kedalaman ratusan meter tanpa mengalami kebocoran atau kerusakan.
contoh soal :
1. Sebuah kolam berisi udara setinggi 2 meter. Hitung tekanan hidrostatis di dasar kolam!
Diket:
Ď = 1000 kg/m³
g = 10 m/s²)
Katanya :
Tekanan Hidrostatis?
Jawab:
đ =đ×đ×â
đ =1000×10×2
=20.000 Pa
Jadi, tekanan hidrostatis di dasar kolam adalah 20.000 Pa (20 kPa).
2. Sebuah tangki berisi udara setinggi 1,5 meter. Hitung tekanan hidrostatis pada titik yang berada 0,5 meter dari dasar tangki.
mendeteksi: Ď = 1000 kg/m³
g = 10 m/s²
Ditanya : tekanan Hidrostatis
Jawab:
Tinggi udara di atas titik = 1,5 − 0,5 = 1,0 meter
đ = đ×đ×â
=1000×10×1
=10.000 Pa
Jadi Tekanan hidrostatis pada titik tersebut adalah 10.000 Pa
đŚšđŞź 2. Hukum Archimedes
Coba kamu perhatikan saat suatu benda dimasukkan ke dalam air benda tersebut terlihat lebih ringan sehingga sepertinya massa benda berkurang sebenarnya yang terjadi bukan ada massa benda yang hilang melainkan adanya gaya apung gaya apung mendorong benda ke atas atau berlawanan dengan arah benda
Hukum Archimedes menjelaskan fenomena gaya apung (gaya ke atas) pada benda yang dimasukkan ke dalam zat cair. Gaya apung ini besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut.
Rumus hukum archimedes :
Fa = Ď×g×V
keterangan:
Fâ = gaya ke atas (gaya Archimedes) dalam Newton (N)
Ď = massa jenis zat cair (kg/m³)
g = percepatan gravitasi (m/s²)
V = volume zat cair yang dipindahkan (m³)
Selain gaya berat, hukum Archimedes akan mempelajari gaya angkat. Dalam mempelajari gaya angkat tidak terlepas dari pembahasan fenomena-fenomena ketika benda-benda dimasukkan ke dalam udara seperti terapung, melayang, dan tenggelam.
Benda terapung jika massa jenis benda lebih kecil dari massa jenis zat cair. Benda melayang jika massa jenis benda sama dengan massa jenis zat cair. Benda tenggelam jika massa jenis benda lebih besar dari massa jenis zat cair.
contoh soal :
1. Mengetahui volume benda 9 m² dimasukkan ke dalam zat cair sehingga volume yang tercelup 1/3 volume benda. Jika g = 10 m/s dan massa jenis udara = 1000 kg/m³. Gaya archimedesnya berapa ?
Penyelesaian:
Dik :
Vb = 9 m³
Vc = 1/3 v
= 1 / 3 × 9
= 3 m³
Ditanya :
Fa ...
Jawab:
Fa = Ď. g. v
= 1000. 10. 3
= 30.000 m³
2. Sebuah benda memiliki volume 0,002 m³ dicelupkan seluruhnya ke dalam udara. Jika massa jenis udara 1000 kg/m³ dan percepatan gravitasi 10 m/s². Menjadi rapa besar gaya ke atas yang bekerja pada benda tersebut?
Penyelesaian
Dik:
V= 0,002 m³
đ= 1000 kg/m
đ =10 m/s²
Dit:
Gaya apung / Fa
Jawab:
Fa = đgv
= 1000 × 10 × 0,002
= 20N
đŚšđŞź 3. Hukum Pascal
Tekanan zat cair juga dipengaruhi oleh tekanan udara di sekitarnya. Sifat zat cair yang ditekankan akan meneruskan tekanannya ke segala arah dengan sama besar. Secara khusus, zat cair yang berada di ruang tertutup jika ditekan akan menghasilkan tekanan yang sama besar ke segala arah. Jika dalam tabung terdapat zat cair yang diberi tekanan, tekanan tersebut akan diteruskan ke dinding seluruh tabung dengan besar yang sama. Berdasarkan hasil penelitian Perancis yaitu Blaise Pascal, teorinya yang berbunyi: “Tekanan yang diberikan zat cair pada ruang tertutup akan diteruskan ke tiap titik dalam fluida dan bejana”.
P1 = P2
F1 / A1 = F2 / A2
keterangan
P : tekanan (N/m²)
A : luas permukaan (m²)
F : gaya (N)
contoh soal :
1. Sebuah dongkrak hidroulis memiliki penampang kecil dan besar masing-masing" 10 cm² & 100 cm². Jika beban seberat 200 N di letakkan di Penampang besar berapakah gaya yang diperlukan untuk menekan bagian kecil?
Penyelesaian
Dik :
A1 = 100 cm²
Luas A2 = 10 cm²
F1 = 200 N
Katanya :
F2 ...
Jawab :
F1 / A1 = F2 / A2
200/100 = F2 /10
F2 . 100 = 200 / 10
F2 = 20N



Komentar
Posting Komentar